VISI

Visi Prodi Magister BK Pascasarjana UM adalah “Menjadi program studi yang unggul dan rujukan dalam penyelenggaraan tridharma bidang bimbingan dan konseling”.

MISI

  • Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran program studi yang berpusat pada mahasiswa dengan menggunakan pendekatan yang efektif dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk bidang ilmu bimbingan dan konseling;
  • Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan bidang ilmu bimbingan dan konseling;
  • Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berlandaskan bidang ilmu bimbingan dan konseling;
  • Menyelenggarakan tatapamong Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling Pascasarjana UM yang akuntabel dan transparan untuk menjamin peningkatan kualitas berkelanjutan.

TUJUAN

  • Menghasilkan lulusan tenaga ahli berkualitas bidang bimbingan dan konseling yang (1) bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki moral etika dan kepribadian yang baik dalam menyelesaikan tugasnya, dan (2) memiliki kemampuan level 8 sesuai Peraturan Presiden RI nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) khususnya bidang ilmu Bimbingan dan Konseling
  • Menghasilkan karya-karya ilmiah berbasis riset di bidang bimbingan dan konseling
  • Menghasilkan karya-karya pengabdian kepada masyarakat berlandaskan bidang ilmu bimbingan dan konseling
  • Menghasilkan kinerja program studi yang profesional, efektif dan efisien, akuntabel untuk menjamin kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di bidang bimbingan dan konseling secara berkelanjutan

KOMPETENSI LULUSAN

  • Lulusan program studi magister Bimbingan dan Konseling diharapkan memiliki kompetensi atau deskripsi kualifikasi sebagai berikut (Kualifikasi level 8 KKNI).
  • Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni di dalam bidang ilmu bimbingan dan konseling melalui riset atau praktek profesional di bidang bimbingan dan konseling pada pendidikan formal dan seting pendidikan lainnya, sehingga menghasilkan karya inovatif dan teruji.
  • Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuan bimbingan dan konseling melalui pendekatan interdisipliner atau multidisipliner yang melibatkan keilmuan pendidikan, psikologi, asesmen, sosiologi, antropologi, dan budaya, serta ilmu-ilmu lain yang relevan untuk membentuk suatu paradigma atau kerangka pikir dalam rangka memahami dan memecahkan permasalahan, serta mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
  • Mampu mengelola riset dalam bidang bimbingan dan konseling dan pengembangan ilmu bimbingan dan konseling yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia, serta mendapatkan pengakuan nasional maupun internasional.
Translate »