Malang, 27 Agustus 2024 — dosen Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Negeri Malang mengadakan sebuah pelatihan Self-management melalui teknik Experiential Learning bagi siswa SMK Nasional Malang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula SMK Nasional dengan beberapa kali pertemuan sehingga siswa mampu memanajemen perilaku Fear of Missing Out (FoMO). Pelatihan tersebut melibatkan 30 siswa dan didampingi oleh guru BK di sekolah tersebut.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari pengembangan layanan BK terhadap masyarakat di sekolah yang memiliki tujuan untuk membekali para siswa dengan pemahaman tentang pentingnya memanajemen diri sendiri agar terhindar dari perilaku Fear of Missing Out (FoMO) yang berlebihan di era digital ini. Perilaku konsumtif dari adanya pengaruh media sosial saat ini sangatlah besar, dan keterampilan tersebut dirasa sangatlah penting untuk dikembangkan pada siswa agar dapat membantu menangani permasalahan Fear of Missing Out (FoMO) yang dialami oleh para siswa di era digital ini.

Melalui pelatihan Self-management melalui teknik Experiential Learning ini, diharapkan pada pelatihan tersebut para siswa mampu menjadikan pertolongan yang bermanfaat bagi siswa saat ini yang sering mengalami perilaku Fear of Missing Out (FoMO) yang berlebihan. Kegiatan tersebut mendukung upaya kesejahteraan mental agar dapat terhindar dari perilaku FoMO yang saat ini sering terjadi, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 4, yaitu memastikan bahwasannya memiliki mutu dalam bidang pendidikan dan mendukung kesejahteraan bagi seluruh siswa.
Pelatihan yang dilakukan berjalan dengan suasana interaktif, dimana para siswa berperan aktif dalam pelatihan tersebut, serta mendapat panduan dari dosen BK UM yang bersangkutan sebagai upaya peningkatan pemahaman Self-management untuk mengatasi perilaku Fear of Missing Out (FoMO) dan perkembangan remaja.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih peduli dengan adanya kesadaran pada diri sendiri serta meningkatkan manajemen diri dalam menghadapi permasalahan di era digital saat ini.